• Desa Adat Guliang Kangin
  • 08123666676
  • guliangkangin.desa@gmail.com

Workshop Pengembangan Ekowisata/Agrowisata di Desa Wisata Guliang Kangin

30 Desember 2015 Administrator Berita Desa Dibaca 291 Kali

Ruang Belajar Masyarakat (RBM) Gita Santi Kabupaten Bangli melaksanakan Workshop Pengembangan Ekowisata/Agrowisata di Desa Wisata Guliang Kangin, Desa Tamanbali, Bangli, Selasa, 29/12/2015, dengan tema “Mendorong Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Mewujudkan Community Based Tourism di Desa Wisata Guliang Kangin”.

Hadir dalam acara ini : Kepala BPMPD Kabupaten Bangli (Drs. I.D.B. Riana Putra, M.Si,) Kabid Penanaman Modal Bappeda dan Penanaman Modal (Ir. I Wayan Budi Warnama), Kabid Pemasaran Wisata (I Wayan Merta, S.Sos., MM), Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Gianyar (Ir. Kadek Suardika), Pengurus dan anggota Pokja RBM Gita Santi Kabupaten Bangli, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, Pendamping Desa, Camat Bangli, Perbekel Desa Tamanbali, serta Prajuru Adat dan Dinas Banjar Guliang Kangin.

Bendesa Adat Desa Pakraman Guliang Kangin, Ngakan Putu Suarsana, SH (48), mengawali kegiatan ini dengan memaparkan perjalanan terbentuknya Desa Wisata Guliang Kangin, yang berawal dari prakarsa masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki berkiprah di sektor pariwisata dengan tujuan akhir dapat mensejahterakan masyarakatnya.
Bendesa Adat juga memaparkan kondisi masyarakat sebelum mengenal pariwisata, program – program yang sudah berjalan, manfaat yang sudah dirasakan masyarakat dalam 2 tahun terakhir sebagai daerah tujuan wisata, permasalahan dan kendala yang dihadapi, serta program-program yang akan dikembangkan untuk menjadikan desa wisata semakin baik.
Dari sekian program yang sudah berjalan, meliputi Kunjungan Rumah Bali, Village Trekking, Atraksi Tradisional Pertanian dan saat ini sedang berkonsentrasi pada pengembangan Wisata Malukat di Pancoran Solas

Kepala BPMPD Kabupaten Bangli, menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin mendukung upaya-upaya masyarakat pedesaan untuk meningkatkan perekonomiannya, dan selalu akan berupaya mensinergikan desa dinas dan desa adat sebagai satu-kesatuan masyarakat untuk bersama-sama membangun desa.

Kabid Pemasaran Wisata Dinas Budpar Kabupaten Bangli, memaparkan tentang pentingnya sapta pesona atau sadar wisata dalam pengembangan destinasi wisata, karena hal ini sangat menentukan apakah daerah tersebut berhasil atau tidak dalam kegiatan pengembangan pariwisata. Pihaknya akan membantu memasarkan Desa Wisata Guliang Kangin untuk lebih maju dalam pariwisata, utamanya memfasilitasi terbentuknya Pokdarwis.

Kabid Penanaman Modal Bappeda dan PM Kabupaten Bangli, menyampaikan tentang RDTR Kabupaten Bangli, dan melihat posisi wilayah Guliang Kangin sebagai Desa Wisata dengan regulasi Perbup 16/2014, serta termasuk dalam wilayah RIPDA Bangli, yang merupakan daerah yang akan dikembangkan dalam pengembangan Pariwisata di Kabupaten Bangli.

Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Gianyar, Ir. I Kadek Suardika, memaparkan tentang pengalamannya mendampingi Desa Kerta di Kabupaten Gianyar, menuju Labsite Nasional Desa versi UU Desa. Ia menyampaikan, bahwa apa yang telah dilakukan oleh masyarakat Desa Wisata Guliang Kangin, sudah sangat tepat sebagaimana diharapkan oleh Undang-Undang Desa, utamanya dalam hal adanya Prakarsa masyarakat dalam pengembangan ekonomi perdesaan.

Acara ini diakhiri dengan tanya jawab, serta kesimpulan oleh moderator I Kadek Astawan, SE dari Pokja PEP RBM Gita Santi Bangli. (***).

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar